Selasa, 4 Disember 2012

Peta Saudi Arabia, Jeddah, Mekkah, dan Madinah

Ini adalah Peta Saudi Arabia, Jeddah, Mekkah, dan Madinah. Gambar bisa diklik agar lebih besar/jelas. Peta paling bawah malah bisa dizoom sehingga Ka’bah pun kelihatan. Peta berasal dari Google Map dan Wikimapia.
Semoga bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah Haji atau Umrah. Selain itu saya muat juga nomor telpon penting di Saudi Arabia seperti:
Telpon Polisi: 999
Telpon Rumah Sakit: 997
Telpon Pemadam Kebakaran: 998
Telpon Kedubes RI di Riyadh: +966-1-4882800, 4882131
Semoga bermanfaat.

Peta Arab Saudi:
peta Saudi Arabia
Peta kota Mekkah:
Peta Mekkah
Peta Masjidil Haram:
Peta Masjidil Haram
Peta Masjidil Haram:

Denah Ka’bah:
Ka'bah
Peta Haji:

Peta Kota Madinah:
Peta Masjid Nabawi:
Peta Masjid Nabawi
Peta Kota Jeddah:
Peta Jeddah
Berikut peta Interaktif yang bisa diperbesar (Zoom in) dan diperkecil (Zoom out) serta digeser-geser sehingga anda bisa melihat-lihat kota lain di seluruh dunia seperti Jeddah dan Madinah:
Meski Kota Mekkah dan Madinah adalah kota suci, bukan berarti kota tersebut bebas dari penjahat. Di zaman Nabi saja ada orang-orang jahat seperti Abu Jahal, Abu Lahab, Abdullah bin Ubay, dan lainnya. Apalagi di zaman sekarang ini. Copet, penculik, bahkan pembunuh juga ada di sana.
Tips saat pergi ke Arab Saudi:
1. Saat naik kendaraan seperti Taxi, wanita jangan naik lebih dulu karena telah terjadi beberapa kasus di mana saat wanita tersebut sudah naik, sementara suaminya belum, taxi tersebut langsung kabur dan wanita tersebut tak pernah kembali. Kasus ini sudah saya dengar dari beberapa orang. Pria naik lebih dulu, dan pria turun paling akhir.
2. Sebagaimana di tempat lain, saat berdesakkan itu rawan copet. Bawa uang seperlunya. Jika di hotel, kunci dengan baik. Sebaiknya uang disimpan di tempat yang memakai kancing. Bukan ritsleting yang mudah dibuka.
3. Saat berjalan-jalan, sebaiknya berdua dengan keluarga atau teman anda.
4. Setelah berhati-hati, berdoa dan bertawakkal kepada Allah. Insya Allah di sana tetap lebih aman daripada di Indonesia selama kita berhati-hati.
5. Saat di Terminal Kedatangan seperti di Bandara Cengkareng juga harus hati2. Ada beberapa portir gelap (biasanya 3 orang) yang berkata “Haji-haji sini saya bawakan barangnya” sambil langsung membawa barang-barang kita untuk dibawa ke mobil. Saat kita lengah, dicuri barang kita. Saya sempat kecurian satu tas oleh 3 orang yang badannya kurus dan pendek. Sayang petugas Keamanan Bandara tak mampu menjaga keamaan penumpang.
Lebih baik pakai portir resmi, atau bawa barang anda langsung ke tempat parkir mobil anda dengan troli.
6. Agar tidak tersesat di Masjidil Haram, saat masuk perhatikan nomor pintu yang anda masuki. Di situ ada pintu masuk No. 1, 2, 3, dst. Kemudian saat melihat Ka’bah, perhatikan apakah ada Hajarul Aswad, Maqam Ibrahim, apa Hijir Ismail (pagar melengkung di samping Ka’bah). Jadi jika anda ingin pulang, kembalilah dari situ. Anda juga bisa perhatikan bangunan seperti Jam Raksasa dari dekat Ka’bah. Jika hotel anda dekat situ, maka menujulah ke arah situ.

Sumber:

Referensi:

1 ulasan:

Syamsul Iqbal berkata...

info yang sangat bagus, terima kasih.